Hari ini, sebenarnya baru aku sadari bahwa aku kembali masuk ke dalam zona tidak nyaman yang aku buat sendiri. Ada sebuah resiko yang sengaja aku ambil, yang bisa saja menghambat pekerjaan utamaku. Mengapa demikian? Ya, karena sudah jadi kebiasaanku bahwa aku menikmati pekerjaan yang dibebankan orang kepadaku. Walaupun bahkan dengan mengorbankan pekerjaanku sendiri. Terbukti, pekerjaan dengan tujuan yang sama, jika milik orang lain, sudah tiga buah aku kerjakan dengan maksimal dan ternyata hasilnya sangat memuaskan. Bahkan mereka lebih dahulu mendapatkan gelarnya daripada aku. Sedangkan aku sendiri, milikku sendiri sama sekali belum aku garap dari jaman bahula, ketika "pis bolong nu empet".
Atas hasil kerjaku terhadap orang lain, aku sering kali dianggap super jenius dan dapat mengerjakan segalanya tepat waktu, cepat dan sesuai dengan keinginan si pemilik kerja. Namun di sisi lain, aku sendiri sama sekali belum mengerjakan bagian milikku. Sehingga aku merasa orang terbodoh yang ada di komunitasku sendiri. Busyet... Mimpi apa semalam aku Tuhan... Ataukah sebenarnya mimpi-mimpi ini sudah terjadi sejak lama dan terbeli oleh belaian hayalan serta lamunanku? Masih tidak jelas dan memang sulit untuk dimengerti.
Hari ini sebenarnya banyak pertanyaan yang muncul di kepalaku. Awalnya memang hanya iseng belaka, namun ternyata menjadi kebiasaan dan mengalir begitu saja. Hal ini membuat orang-orang yang ada di sekitarku menjadi patah arang mendengar pertanyaanku yang sebenarnya mereka juga tidak tahu jawabannya. Memang, beberapa pertanyaanku menukik pada sesuatu yang dianggap tabu, mistis dan bagi beberapa orang hanya sebagai dunia maya dan hayal saja. Namun di sisi lain, aku sendiri menikmati pengalaman bersama orang-orang yang memiliki kemampuan khusus, terutama dala hal mengetahui segala sesuatu yang akan terjadi maupun yang sudah pernah terjadi dahulu kala.
Andai saja, suatu kala nanti, aku diberikan kepercayaan dan kemampuan untuk berkomunikasi dengan sesuatu yang jauh dari daya imajenasiku, maka aku akan memberikan bebeapa pertanyaan yang selama ini memang menjadi parasit di otakku.Misalnya, pertanyaan sederhana, apa yang membuat mahluk hidup dapat hidup? Apakah jiwa, jantung, atau darah? Hahahaha.. ya, andai saja...
AGW, Payung guru
AGW, Payung guru
Tidak ada komentar:
Posting Komentar